Kompolnas Apresiasi Penangkapan Pembunuh Sopir Travel di Aceh Singkil

  • Pelaku Terancam Hukuman Seumur Hidup

SINGKILTERKINI.COM, JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi kinerja kepolisian saat melakukan penangkapan pelaku pembunuhan sopir travel di Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh.

"Tentunya Kompolnas mengapresiasi setiap prestasi Polri dalam mengungkap aksi kejahatan agar keadilan bisa ditegakkan. Termasuk dalam hal menangkap pelaku pembunuhan supir travel di Aceh Singkil," kata Komisioner Kompolnas, Dede Farhan Aulawi, saat dihubungi Singkilterkini.Com, , Senin, (10/6/2019) di Jakarta.

Menurut Dede, keberhasilan dalam hal mengungkap kasus tersebut, pastinya atas kerja keras aparat Kepolisian dalam mengungkap dan menyelediki dalam rangka menemukan pelakunya.

"Mudah-mudahan kasus - kasus lainnya yang sedang ditangani Polres Aceh Singkil, bisa diselesaikan juga," sebut Dede.

Sebagaimana diketahui, Polres Aceh Singkil, pada Senin (10/6/2019) siang menggelar Konferensi Pers di Aula Mapolres Aceh Singkil terkait penangkapan pelaku pembunuhan dan Perampokan Supir Travel di Aceh Singkil.


Konferensi pers tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Singkil, AKBP Andrianto Argamuda,S.I.K yang ikut didampingi oleh Kabag Ops, AKP Erwinsyah dan Kasat Reskrim AKP Fauzi dan dihadiri puluhan wartawan dari media cetak dan elektronik. 

Dalam konferensi pers, Kapolres Aceh Singkil, AKBP Andrianto Argamuda ikut memaparkan terkait penangkapan Hadi Nurpathon (32), warga Desa Krueng Itam, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Aceh yang diduga sebagai pelaku pembunuhan dan perampokan sopir travel bernama Syafriansyah, warga Desa Sianjo Anjo, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil.

Pelaku ditangkap oleh Sat Reskrim Polres Aceh Singkil yang bekerjasama dengan Personil Polsek Darul Makmur pada saat keluar dari Desa Serba Jadi, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, pada Sabtu (8/6/2019).

Saat ini, pelaku berikut barang bukti sudah diamankan di Mapolres Aceh Singkil guna pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku juga dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal seumur hidup.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kepada penyidik pelaku mengakui sudah merencanakan aksi dua hari sebelumnya, dan pelaku juga sudah menyiapkan kampak dan besi yang dijadikan sebagai alat untuk menghabisi korban. 

"Modusnya, pelaku berpura-pura menjadi penumpang dan menelpon agen travel untuk menjemputnya di kawasan PT Perkebunan Lembah Bhakti, " ujar Kapolres. 

Pelaku menghabisi korban, setelah korban menjemput pelaku dengan mengunakan mobil Kijang LGX. Kemudian, pada saat korban melintas di lokasi sepi, pelaku langsung memukul korban pada bagian kepala hingga tidak sadarkan diri.

Usai pelaku memukul korban, pelaku kemudian meletakkan korban di atas kursi penumpang. Dikarenakan korban masih bergerak, akhirnya tersangka menghabisi nyawa korban dengan cara menjerat leher korban dengan tali.

"Usai menghabisi nyawa korban, pelaku dengan mengunakan mobil korban, langsung membawa dan membuang jasad korban kedalam paret dipinggir jalan Subulussalam - Singkil, Desa Bulusema, Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil.

Kemudian, pelaku melarikan diri ke arah Kabupaten Nagan Raya. "Saat dalam pelarian, pelaku juga sempat mengganti plat mobil hasil kejahatannya itu dengan nomor palsu dengan tujuan untuk menghilangkan jejak," terang Kapolres.

Tersangka lanjut Kapolres, juga mengaku nekat membunuh Syafriansyah (Korban), lantaran ingin mencuri dan menguasai mobil Kijang LGX yang dikemudikan korban. 

Mobil yang dikemudikan korban, adalah mobil dari perusahaan travel Bombay yang beroperasi di Aceh Singkil. "Dalam minggu ini juga akan digelar rekonstruksi kasus untuk melengkapi berkas perkara,” ujar Argamuda. (Jamaluddin)

Baca Juga

Aceh|Aceh Singkil|Headline|Jakarta|Kompolnas|Nasional|Polri|
View Comments

Komentar

Berita Menarik Lainnya


Singkil Terkini - NETWORK

Support by: PPWI

Ikuti Berita Terbaru