Harus Segera Dioperasi, Korban Tersengat Listrik di Aceh Tenggara Butuh Perhatian Pemerintah

REDAKSI author photo
Amrullah (24) korban tersengat Listrik butuh uluran tangan

SIGKILTERKINI.COM, ACEH TENGGARA– Amrullah (24), salah seorang buruh bangunan di Desa Kute Tinggi, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, menjadi korban usai terjatuh dan tersengat listrik pada Kamis 26 April 2019 lalu.  

Saat itu, Ia sedang bekerja sebagai tukang untuk membangun rumah warga di Desa Pangur, Kecamatan Deleng Pokhison, Kabupaten Aceh Tenggara. 

Informasi yang diterima Singkilterkini.com, Selasa (7/5/2019), Amrul  saat ini masih terbaring lemah di Rumah Sakit Umum Salahudin, Kabupaten Aceh Tenggara. Disamping itu, kondisi Amrul juga sudah sangat memprihatinkan dan harus segera dioperasi secara medis. Apalagi pada kedua tangannya juga mengalami luka bakar yang cukup serius. 

Pasca tertimpa musibah, korban sebelum dirawat di RSUD Salahudin, juga sempat dibawa ke Rumah Sakit Nurul Hasanah oleh pihak keluarga untuk mendapatkan perawatan secara medis. Untuk biaya pengobatan tahap pertama yang sudah dikeluarkan pihak keluarga selama Amrul dirawat di Rumah Sakit mencapai 11 juta rupiah. Uang tersebut merupakan uang pinjaman.

Candra, salah satu anggota keluarga Korban mengatakan, bahwa pihak RSUD Salahudin menyarankan kepada keluarga agar membawa Amrullah ke Salah satu Rumah Sakit yang ada di Kota Medan Sumatera Utara guna mendapatkan perawatan dan fasilitas yang lebih baik. "Kami, belum dapat membawa korban dikarenakan terkendala dipendanaan," ujar Candra.

Apalagi, pasca kejadian pihak keluarga juga sudah pernah membawa korban untuk dioperasi di Rumah Sakit Nurul Hasanah Kutacane, dan seluruh biaya pada saat operasi senilai 11,5 juta rupiah yang sudah dibayarkan merupakan uang pinjaman. "Bukan Kami tidak berkenan membawa korban ke rumah Sakit di Kota Medan seperti yang telah disarankan, tetapi faktor kami masih terkendala dipendanaan," sebut Candra.

Untuk itu, Candra mewakili keluarga korban mengharapakan dukungan dan perhatian dari pemerintah daerah Kabupaten Aceh Tenggara dan uluran tangan dari Darmawan agar dapat membantu biaya untuk pengobatan Amrulla ke salah satu rumah sakit di Kota Medan.

"Kondisi Korban saat ini cukup parah, lumpuh dan hanya terbaring lemah dan tidak bisa bergerak di RSUD Salahudin Kota Cane. Dan Kami sangat mengharapkan bantuan dari para Darmawan untuk biaya operasi. Bahkan urat nadi Candra nyaris putus dan harus diamputasi," tambah Rusalaini keluarga korban.

Bagi masyarakat yang ingin membantu, donasi dapat disampaikan melalui rekening BRI atas nama Candra Atfanli, dengan nomor rekening: 352001026915537.

Atau di alamat korban di Kute Tinggi, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh. Korban juga
bisa dihubungi melalui keluarganya, Rusalaini 081263774966 dan/atau
Mahdalena 085206340462.

Atas perhatian dan bantuan pemerintah, relawan, para dermawan, dan semua pihak, keluarga mengucapkan terima kasih yang tiada terhingga. (JML/Red)
Komentar Anda

Berita Terkini