Pangdam IV : Keberhasilan Kepemimpinan Dilihat Dari Disiplin, Moril dan Kinerja Satuan



SINGKILTERKINI.COM, SEMARANG - Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., memberikan pengarahan kepada Komandan Satuan (Dansat) jajaran Kodam IV/Diponegoro dalam Apel Dansat yang digelar di Markas Yonif Raider 400/BR, Srondol (12/3).

Dihadapan para peserta Apel Dansat, Pangdam menyampaikan bahwa Apel Dansat merupakan momen yang penting untuk mempererat hubungan rantai komando antara pimpinan dan anggota. Selain itu juga sebagai sarana untuk mengevaluasi program-program yang telah dilaksanakan, sehingga diharapkan kedepan akan lebih baik lagi.  Target yang akan dicapai pada apel Dansat kali ini adalah satuan tidak ada pelanggaran dan lebih profesional.

Pada kesempatan tersebut para Dansat kembali diingatkan bahwa berbicara tentang kepemimpinan lapangan, maka dibutuhkan suatu ilmu yang dipadukan dengan seni dalam menerapkan kepemimpinannya. Dan bila berbicara tentang organisasi maka ada yang memimpin dan ada yang dipimpin untuk mencapai tujuan.

Potensi kepemimpinan itu sudah dimiliki oleh para Komandan Satuan namun perlu terus diasah, dilatih dan dididik untuk memperoleh kemampuan maksimal agar orang  yang dipimpinnya memiliki cipta, rasa dan karsa untuk mengikuti pimpinannya, terangnya.

Menurut Pangdam, tolok ukur keberhasilan pimpinan dalam memimpin satuan itu dapat dilihat dari bagaimana disiplin, moril dan kinerja satuan tersebut. Bila anggotanya disiplin dapat dipastikan moril mereka tinggi dan kinerjanya pasti bagus, namun sebaliknya bila banyak pelanggaran maka dapat dipastikan moril mereka rendah dan kinerjanya juga asal-asalan.

Pada apel Dansat yang mengusung tema : “Melalui Apel Dansat Kodam IV/Diponegoro 2019, Kita Wujudkan Kesiapan Satuan dan Profesionalisme Prajurit Dalam Rangka Mendukung Keberhasilan Tugas Pokok TNI AD”, Pangdam memberikan penekanan khususnya mendekati kampanye terbuka pada Pemilu Pilpres dan Pilleg 2019.

Pangdam menegaskan bahwa prajurit harus memegang teguh Netralitas, tidak boleh mendukung/memihak pada pasangan calon manapun. Netralitas TNI tidak bisa ditawar-tawar lagi.

“Kita adalah alat negara yang berperan untuk menjaga pertahanan negara. Peran prajurit adalah mengawal setiap tahapan Pemilu agar bisa berjalan lancar dan tetap pada kondisi dan situasi yang aman dan kondusif”, tegas Pangdam.

Dituturkan, merujuk pada Pasal 2 UU no 34 Tahun 2004  tentang TNI menyatakan bahwa Jati diri TNI adalah sebagai Tentara Rakyat,  Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan *Tentara Profesional*. Sebagai tentara profesional,  salah satu unsur yang harus dilaksanakan TNI adalah *tidak berpolitik praktis* berarti bahwa TNI tidak dipilih, memilih atau memihak salah satu pasangan calon. TNI berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan. Politik TNI adalah politik negara.

Lebih lanjut, menyikapi perkembangan teknologi informasi saat ini, Mayjen TNI Mochamad Effendi juga mengingatkan para prajuritnya untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

“Hati-hati dengan postingan-postingan di media sosial, para prajurit harus bisa lebih bijak setiap share berita melalui media sosial’ serta tidak mudah terpancing maupun terprovokasi dengan berita hoax, imbuh Pangdam.

Terkait dengan pelaksanaan kampanye, orang nomor satu di Kodam IV mengingatkan kepada anggota agar lebih cermat dalam melaksanakan tugas tugas pengamanan. Kepada para kontestan/peserta pemilu dihimbau tidak menggunakan tempat ibadah dan fasilitas TNI sebagai sarana dalam kampanye. Dan kepada seluruh masyarakat khususnya Jateng dan DIY agar senantiasa menjaga kondusifitas wilayah.

Ditanya insan media terkait kesiapan pengamanan Kodam IV dalam menghadapi Pemilu, dijelaskan bahwa Kodam IV telah menyiapkan sebanyak 14.000 personel untuk bergabung dalam pengamanan Pemilu tentunya sesuai permintaan Kepolisian. Pasukan tersebut selanjutnya akan digelar di wilayah di Jateng dan Yogyakarta sesuai kebutuhan serta terkoordinasi dengan satuan kepolisian setempat.

[ Pendam IV / Sty ]

Baca Juga

Semarang|TNI|
View Comments

Komentar

Berita Menarik Lainnya


Singkil Terkini - NETWORK

Support by: PPWI

Ikuti Berita Terbaru